Jumat, 29 Agustus 2014

Tipe Kepribadian Orang Dilihat dari Sendal

0 komentar

Ketemu orang-orang baru itu kadang menyenangkan, dan kadang malah ngeselin. Orang-orang yang kamu sangka asik ternyata ngeselin dan membosankan. Ya bukan salah kamu sih, dari luar mereka tampaknya asik. Manusia memang dilahirkan berbeda ras, suku dan bangsa. Tidak ada dua manusia yang sama persis, bahkan yang kembar identik sekalipun. Semua orang punya ciri khas dan kepribadian masing-masing yang unik dan spesial. Kepribadian-kepribadian ini sebenernya bisa dibaca kalo kamu tau ilmunya. Banyak caranya, misalnya dari bahasa tubuh mereka, intonasi berbicara, tulisan tangannya dan lain-lain.
Kali ini, kita bakal ngajarin kamu cara revolusioner untuk membaca kepribadian seseorang, dengan cara baru yg para ilmuwan sosial di dunia bahkan belum tau. Kita bakal ngajarin kamu cara baca kepribadian seseorang, dilihat dari sendal yang dipakainya. Keluarin buku catetannya ya anak-anak…

Sendal Jepit Karet

Kamu tipe-tipe orang yg sigap dan waspada. Kamu perlu alas kaki yang memudahkan mobilitas kamu, serba guna, mudah dipakai dan dilepas, dan juga bisa dijadikan senjata apabila diperlukan. Sendal jepit karet sangat sempurna untuk kamu, karena ringan, elastis, bisa digunakan untuk banyak kegiatan, dari nyangkul di sawah, main layangan sampai ngapel ke rumah gebetan. Dan kalau ditengah jalan kamu ketemu musuh, sendal jepit kamu bisa kamu sambitin ke itu orang.

Sendal Jepit Merk Bagus

Kamu orang yang terkesan cuek, tapi sebenernya kamu sangat memperhatikan penampilan kamu. Kamu ingin orang yang melihat kamu menganggap penampilan kamu bagus, tapi kamu gak mau ketauan kalo kamu sebenernya dandan. Sendal jepit yg merknya bagus adalah pilihan kamu, karena sendal jepit karet yg dijual di warung depan kamu anggap tidak bisa menaikkan nilai prestis penampilan kamu.

Selop

Kamu orang yang takut dengan komitmen. Kamu pengen yang gampang dipake pas lagi kamu lagi mau, dan bisa dilepas begitu aja pas kamu udah nggak mau pake lagi. Dan terus misalnya nanti kamu mau pake lagi, kamu bisa dengan mudahnya make, tanpa harus ada masalah dan drama apa-apa. Eh ini ngomongin sendal kan ?

Sendal Hotel

Kamu ingin mengesankan kamu cuek dan tidak peduli dengan pendapat orang, namun sebenarnya kamu orangnya sombong. Kamu pengen pamer ke semua orang kalo kamu pernah nginep di hotel. Kalo bisa, kamu pake deh tuh bathrobe hotel yang kamu bawa kabur. Ini juga bisa berarti kamu orangnya gak mau rugi sih.

Crocs

Kamu orangnya labil. Kamu pengen pake sepatu, tapi pengen ngerasain nyamannya sebuah sendal. Kamu nggak bisa kekeuh sama sebuah keputusan: sepatu atau sendal. Jadi kamu pake lah "alas kaki hybrid" ini. Tapi orang-orang ngeliatin kamu dengan aneh dan pandangan menghakimi. Kamu mencoba cuek dan beralasan "ini enak banget lho dipakenya !" Tapi sebenernya kamu merasa insecure, makanya kamu mendandani crocs kamu pake aksesoris tempelan-tempelan "lucu" itu.

Sendal Gunung

Kamu seorang petualang yang pemberani. Gunung dan bukit sudah kamu taklukan. Keluar masuk lumpur dan rawa bukan masalah untuk kamu. Kamu membutuhkan alas kaki yang praktis, namun juga kuat dan bisa melindungi kaki kamu.
Atau mungkin juga kamu anak rohis.

Bakiak

Kamu orangnya eksentrik, ramai dan selalu menjadi life of the party. Alias, kamu orangnya caper. Kemanapun kamu melangkah, kamu ingin menarik perhatian orang di sekeliling kamu. Makanya kamu pakai bakiak, suara hentakannya yang cukup keras setiap menyentuh lantai dijamin membuat orang sekitar kamu nengok.
Sekedar saran, kalo kamu bener-bener mau caper, mending kamu pake bakiak yang buat lomba pas 17an, sama temen kamu. Dijamin diliatin orang-orang.

Sendal yang Bisa Bunyi

Kamu anak kecil yang belum tau apa-apa. Tapi orang tua kamu adalah tipe-tipe orang yang memakai bakiak. Tidak cukup dirinya menjadi pusat perhatian, anaknya pun juga harus. Sebenernya kalo ada ukuran orang dewasa, orang tua kamu bakal pake sendal yg bisa bunyi-bunyi kayak kamu, dek. Jangan dicontoh ya kalo udah gede nanti. Bikin malu aja.

Sendal Jerami

Kamu seorang ninja. Menjadi gesit dan tak terdengar adalah prioritas utama kamu, karena jika lambat sedikit saja, nyawa kamu jadi taruhannya. Kamu perlu alas kaki yang ringan dan tidak mengeluarkan banyak suara ketika dipakai. Yang paling penting, alas kaki kamu harus bisa membantu kamu lari diatas air.

Sendal dari Besi

Kamu adalah salah satu keturunan terakhir bangsa Saiya yang sedang berlatih untuk melawan musuh yang akan mengancam bumi. Kamu perlu alas kaki yang berat supaya kamu bisa bergerak lebih cepat, karena musuh kamu menguasai 10x gravitasi bumi. Berjuanglah !
Nah, pelajari dengan baik dan niscaya kamu gak akan salah memilih teman lagi. Selamat bersosialisasi!
sumber
Read more ►

Senin, 17 Februari 2014

7 Orang Bersejarah Yang Amat Sulit Dibunuh

0 komentar
Edward Teach a.k.a Blackbeard

Edward Teach atau yang juga dikenal sebagai Blackbeard adalah kapten bajak laut asal Inggris. Dia dikenal memiliki 16 istri.

Bagaimana Ia Akhirnya Mati
Blackbeard akhirnya mem-pensiunkan diri ke North Carolina di Amerika, untuk bersenang-senang dengan harta kekayaan rampasannya. Namun, gubernur Virginia waktu itu, tidak senang dengan keberadaan Blackbeard. Ia mengirim dua kapal perang ke rumahnya, dipimpin oleh Robert Maynard.

Namun, Blackbeard tidak lari dan kabur dari kapal-kapal Maynard. Dia malah menaikinya. Setelah membom kapal tersebut di atas dek dengan granat, dia mencari Maynard. Maynard hampir kehilangan seluruh jarinya karena dipedang oleh Blackbeard. Hebatnya, pedang Maynard patah karena mencoba membacok punggung Blackbeard.

Ketika selesai berantem, Blackbeard telah ditusuk setidaknya dua puluh kali dan tertembak lima kali, dan akhirnya mati karena pendarahan. Sebelum mati, ia sempat mengisi pistolnya kembali untuk terus menembak anak buah Maynard.

Pablo Escobar

Pablo Escobar adalah pemimpin Kartel Narkotika Medellin, sebuah sindikat narkoba asal Kolombia (Amerika Selatan) yang menyuplai 80% cocain di seluruh dunia. Pada tahun 1989, Escobar dinamakan sebagai manusia ke-7 terkaya di dunia dengan aset (haram gan ) sebesar US$ 25 milyar.

Bagaimana Ia Akhirnya Mati
Sebuah tim khusus bernama Search Bloc yang dibangun atas operator-operator dari U.S. Delta Force, SEAL Team 6 dan polisi Kolombia mencoba membunuhnya.

Tembak-tembakan berlangsung di HQ Medellin, dengan Escobar akhirnya naik ke atas atap, loncat dari satu gedung ke gedung lain, dengan masih terus ditembaki di kaki dan badan. Escobar terus selamat hingga akhirnya ia membunuh dirinya sendiri dengan menembak kepalanya. Ketika divisum, Escobar diperkirakan memiliki seribu luka tembakan di seluruh badan dan kakinya.

Ned Kelly

Ned Kelly adalah seorang kriminal asal Australia yang hidup di abad 19. Dia bertanggung jawab atas perampokan dua bank besar dan pembunuhan tiga orang polisi. Hebatnya, dia membunuh tiga orang polisi tersebut demi melarikan diri dari tangkapan polisi bahwa dia telah membunuh.

Bagaimana Ia Akhirnya Mati
Ned Kelly dan gangnya akhirnya menculik sekitar 70 orang sandera dari Glenrowan Inn ketika mereka tahu bahwa sebuah kereta api penuh polisi sedang mengejar mereka. Ned Kelly juga berusaha untuk menjatuhkan kereta tersebut di tengah jalan, yang akhirnya gagal.

Para kriminal tersebut lalu memasang baju zirah (=baju besi) ciptaan mereka sendiri.

Kelly keluar dari Glenrowan Inn, menembaki polisi yang menembak ke arahnya. Peluru polisi tersebut terpantulkan oleh baju zirah milik Kelly, namun pahanya yang tidak terlindungi menjadi titik lemahnya.

Kelly akhirnya menyerah karena terlalu banyak luka di kakinya. Seluruh anggota gengnya meninggal, namun Kelly hidup dan dibawa ke pengadilan. Dia dihukum mati, dan kata-kata terakhirnya sebelum meninggalkan pengadilan adalah "Aku akan bertemu Anda ketika Anda ikut."

Dua minggu kemudian, hakim yang memberikan hukuman mati terhadap Kelly meninggal karena serangan jantung.

Leon Trotsky

Leon Trotsky adalah tangan kanan pemimpin Bolshevik di Rusia, Lenin.

Setelah Lenin meningggal, kesetiannya harus berpindah kepada Stalin. Namun, Stalin malah mengeluarkanya dari Partai Komunis Rusia dan mengasingkannya dari Rusia. Ingin mencari balas, Trotsky berupaya menjebloskan Stalin ke penjara dengan mengadukannya ke Kongres Amerika Serikat.

Bagaimana Ia Akhirnya Mati
Trotsky tidak diberi masuk ke Amerika oleh Imigrasi. Akhirnya, ia pindah ke Mexico City, dimana ia dicoba dibunuh oleh pembunuh bayaran Stalin bernama Ramon Mercader.

Mercader membacoknya di kepala dengan sebuah kapak. Namun, Trotsky bangkit dari tempat duduknya, meludahi Mercader, dan mengejar sang pembunuh dan bergulat dengannya, dengan kapak di kepalanya.

Para bodyguard Trotsky akhirnya masuk ke dalam ruangan, membunuh Mercader, dan membawa Trotsky ke rumah sakit. Ia meninggal karena komplikasi penyakit di kepalanya beberapa hari kemudian.

Gabriel Garcia Moreno

Gabriel Garcia Moreno adalah presiden Ekuador di abad ke 19. Dia adalah seorang Katolik yang taat dan menemukan Partai Konservatif Ekuador.

Moreno menyatakan bahwa agama resmi negara adalah Katolik, dan mengharuskan siapapun yang ingin mencari jabatan politik harus seorang Katolik. Hukum ini ditentang oleh banyak orang, yang akhirnya berujung pada percobaan pembunuhan dirinya.

Bagaimana Ia Akhirnya Meninggal
Suat hari, Moreno sedang berjalan keluar dari gerejanya di Quito. Dia tiba-tiba diserang oleh sekelompok penyerang dengan kapak, ke arah lehernya, tengkorak dan otaknya, lalu memutuskan lengan kirinya dan tangan kanannya.

Moreno tetap berdiri kembali. Para penyerangnya menembaknya enam kali di dada. Dia lalu diserang lagi dengan pedang tak kurang lebih dari 14 kali. Bahkan setelah itu, Moreno masih sempat menuliskan "Tuhan takkan mati" di tanah dengan darahnya sendiri.

Setelah penyerangnya pergi, para pendeta gereja membawanya masuk ke dalam gereja, dimana ia akhirnya hidup untuk 15 menit lagi dan mati.

Ferdinand Magellan

Ferdinand Magellan adalah seorang penjelajah asal Portugis. Dia orang pertama yang bertinjauan mengelilingi dunia, dan orang Eropa pertama yang menginjak Filipina.

Magellan setuju untuk membunuh seseorang bernama Lapu-Lapu, musuh dari dua raja Filipina.

Bagaimana Ia Akhirnya Mati
Magellan akhirnya mendarat di pulau milik Lapu-Lapu yang bernama Mactan. Lapu-Lapu tahu mereka akan datang, karena ternyata sebuah tentara telah siap menunggu mereka.

Magellan tertembak dengan peluru beracun ketika ia menginjakkan kaki di Mactan. Namun, dia tetap berlari ke depan, di belakangnya sebuah kapal penuh tentara milik Magellan.

Dia lalu ditusuk di muka dengan sebuah tombak bambu, lalu lengannya putus karena kena pedang musuh. Tak lama, kakinya mengikuti lengannya. Ia akhirnya jatuh terjerembab ke tanah, tidak berdaya.

Tentara Lapu-Lapu terus menerus membacoknya dan memukulnya, namun Magellan terus hidup dan meneriaki para anak buahnya untuk kembali ke kapal dan kabur. Di bawah hujan bacokan dan pukulan dari tentara musuh, Magellan melihat anak buahnya kabur kembali menuju keamanan. Barulah ia mati.

Grigori Rasputin

Rasputin adalah seorang peramal yang hidup bersama Tsar Nikolas II di Rusia, pada awal abad ke 20. Sang Tsar (gelar untuk raja Rusia) percaya bahwa Rasputin dapat mengobati anak mereka yang terkena hemofilia bernama Alexei, jadi mereka menyuruhnya untuk tinggal di kastil bersama sang Tsar sendiri.

Namun Rasputin memiliki watak yang tidak begitu baik. Ia adalah seorang lintah darat dan juga seorang pemabuk berat, dan sering menerima suap dari orang-orang yang membutuhkan bantuannya. Gaya hidup Rasputin membuatnya akhirnya kurang disukai oleh keluarga kerajaan.

Bagaimana Ia Akhirnya Meninggal
Rasputin ditusuk oleh seorang pembunuh bayaran pada 1914. Namun, ia tetap hidup. Setelah sembuh, orang yang tidak suka dengannya mencoba membunuhnya lagi dengan wine dan kue yang diracuni. Namun, Rasputin terus hidup, entah kenapa.

Karena Rasputin terus hidup, mereka mencoba membunuhnya, kali ini dengan menembak kepalanya. Rasputin, terjerembab di tanah, namun sebenarnya ia hanya pura-pura mati. Setelah bahagia melihatnya "sudah mati", para "pembunuh"-nya pergi meninggalkan ruang. Lucunya, seorang lupa membawa jaketnya. Ketika ia kembali untuk mengambilnya, Rasputin bangkit dari tanah dan meneriakinya dan mulai mencekiknya.

Orang-orang itu kembali ke dalam ruangan, menembaknya lagi tiga kali di kepala, menjatuhkannya ke lantai. Namun... ya... dia belum mati. Dia kembali bangkit, lalu dipukuli hingga jatuh pingsan.

Mereka membungkus tubuh Rasputin dengan seprai dan menceburkannya ke Sungai Neva yang amat dingin. Ketika mereka menemukannya kemudian, seprai berlumuran darah dan tubuhnya penuh luka tembakan, perutnya penuh racun, dan banyak memar karena dipukuli, Rasputin diberitakan meninggal karena kedinginan.

sumber: http://juandry.blogspot.com/2010/01/inilah-7-orang-bersejarah-yang-amat.html




Orignal From: 7 Orang Bersejarah Yang Amat Sulit Dibunuh

Read more ►
 

Copyright © mari berkarya Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger