Rabu, 05 Februari 2014

5 Aplikasi Mobile Pendamping Piala Euro 2012

0 komentar
Euro 2012, Kejuaraan sepak bola kini tengah berlangsung. Bagi kalian penggemar sepak bola, pasti kini sedang antusias untuk menonton setiap pertandingan. Memang tak dapat dipungkiri bahwa pesta sepakbola yang berlangsung 2 tahun sekali ini merupakan acara yang paling ditunggu para maniak bola.

Bagi para pencinta dunia sepak bola, tentu saja selalu menginginkan update-an informasi terbaru tentang apapun yang berbau Euro 2012. Untuk itu sangat diperlukan cara atau alat untuk bisa mengakses informasi tersebut. Hal ini lah yang membuat beberapa developer membuat berbagai aplikasi yang akan membantu Anda untuk mengetahui lebih dalam mengenai pertandingan yang tengah berlangsung ini. Bahkan pada aplikasi-aplikasi ini Anda juga bisa memprediksi skor akhir dari sebuah pertandingan, seperti Paul si Gurita.

Carlsberg UEFA EURO 2012
Unduh: iTunes, PlayStore
no 1 5 Aplikasi Mobile Pendamping Piala Euro 2012
Pada aplikasi para pengguna dapat membaca berita harian seputar Euro 2012. Bukan hanya itu, para pengguna juga dapat memberi komentar dengan menggunakan beberapa bahasa yang tersedia. Bagi pecinta sepak bola tentu saja penasaran dengan tim mana yang akan akan menang nanti, untuk sedikit mengobati rasa penasaran itu, kalian bisa menebak dengan jitu lewat aplikasi ini.

Live Score Addicts
Unduh: iTunes
no2 5 Aplikasi Mobile Pendamping Piala Euro 2012
Aplikasi ini mencakup lebih dari 300 liga termasuk pertandingan Euro 2012 sejak tahap kualifikasi. Pada Live Score Addicts in, juga menampilkan cuplikan video selama dan setelah pertandingan .Selain itu aplikasi yang satu ini juga menyajikan live tables, starting line-up, serta statistik pertandingan. Tidak sempat menonton salh satu pertandingan? aplikasi ini akan segera memberi tahu kalian segera setelah pertandingan dimulai dan ketika ada gol yang terjadi.

Football Attack Euro 2012
Unduh: iTunes, PlayStore
no3 5 Aplikasi Mobile Pendamping Piala Euro 2012
Para pecinta bola itu banyak, namun belum tentu mereka tahu segala informasi untuk euro 2012. Jika Ente ingin menjadi seorang yang paling berpengetahuan unduh saja aplikasi ini. dengan aplikasi ini Ente bisa memamerkan pengetahuan sepak bola yang lebih luas dengan memprediksi tinjauan pertandingan dan bersaing melawan teman-teman Anda melalui jejaring sosial Facebook. Prediksi yang sudah masuk akan dikunci untuk mengantisipasi mereka yang suka berbuat curang dengan mengganti prediksi di tengah-tengah pertandingan.

EURO 2012 LIVE
Unduh: PlayStore
no4 5 Aplikasi Mobile Pendamping Piala Euro 2012
Aplikasi ini mengklaim bahwa aplikasi ini merupakan ‘Stadion virtual resmi untuk turnamen UEFA EURO 2012′. Pada aplikasi yang memiliki tampilan yang paling menarik ini, menyajikan update skor tercepat, informasi TIm yang cepat serta komentar langsung dalam setiap permainan. Aplikasi ini juga dapat digabungkan dengan beberapa jejaring sosial guna menyemarakkan suasana Euro 2012.

Euro 2012 Guide
Unduh: Nokia Store
Euro 2012 5 Aplikasi Mobile Pendamping Piala Euro 2012
Aplikasi yang satu ini akan memberikan para penggunanya setiap informasi terbaru mengenai turnamen, berita dalam  enam bahasa berbeda, skor setiap pertandingan, grup, posisi tim di klasmen grup, serta kalender pertandingan.

sumber
Read more ►

Minggu, 01 Desember 2013

10 TOP Pemain Dunia Yang Tidak Bisa Ikut Piala Dunia

0 komentar

Tentu menjadi harapan semua pemain di dunia bisa unjuk kebolehan di Piala Dunia. Namun siapa sangka jika ada beberapa pemain hebat justru gagal tampil di event empat tahunan itu.

Ya, Cristiano Ronaldo bersama Portugal, Lionel Messi bersama Argentina, Thiery Henry bersama Prancis mungkin terancam tak unjuk kebolehan di Afrika Selatan. Namun, winger Real Madrid ini lebih bernasib baik dibanding nama-nama besar macam dua pendahulunya, George Best dan Alfredo di Stefano.

Jangan tanya kiprah Best di Manchester United atau Alfredo di Stefano bersama Real Madrid. Keduanya telah menjadi legenda.

Tapi, itu tidak terjadi di timnas. Merek masuk dalam daftar pemain top yang tak merasakan Piala Dunia sepanjang karirnya.

10. Paulo Di Canio
Di balik sikap temperamennya, Paulo Di Canio tetap diakui sebagai pemain dengan skill di atas rata-rata. Penyerang asal Italia ini selalu tampil impresif bersama West Ham United. Sayangnya, ia tak pernah dipanggil masuk timnas
Azzurri. Ditengarai sifat temperamennya itu yang membuat pelatih-pelatih Italia enggan memanggilnya. Dino Zoff, mantan pelatih Azzurri, pernah berkata, "karena saya telah cukup punya masalah, saya tidak ingin menambahnya lagi.

Spoiler for Paulo Di Canio:
terselungkup.blogspot.com


9. Jari Litmanen
The Flying Finn telah memenangkan beberapa gelar Liga Belanda bersama Ajax Amsterdam termasuk Liga Champions pada 1995 silam. Tak hanya itu, Litmanen juga menduduki peringkat 3 dalam voting Pemain Terbaik Eropa 1995. Karir gemilangnya terus berlanjut bersama Liverpool. Piala FA, Worthington Cup dan gelar UEFA Cup pernah dirasakannya bersama The Reds. Tapi di timnas, ikan besar di klub itu terlihat seperti ikan kecil. Alhasil bersama Finlandia, Litmanen selalu menemui kegagalan melaju ke Piala Dunia.
Spoiler for Jari Litmanen:
terselungkup.blogspot.com


8. Matt Le Tissier
Tiga golnya saat timnas Inggris mengalahkan Rusia rupanya tak mampu membuat terkesan Glen Hoddle. Pelatih timnas Inggris ini tetap meninggalkan Le Tissier ke Piala Dunia 1998 Prancis. Namun, Hoddle pantas menyesal setelah Inggris tersingkir dalam drama adu penalti kontra Argentina. Pasalnya, Le Tiss dikenal sebagai eksekutor ulung yang dimiliki Inggris.
Spoiler for Matt Le Tissier:
terselungkup.blogspot.com

>
7. Bernd Schuster

Berbagai trofi juga telah dipersembahkan Bernd Schuster saat masih bermain untuk Barcelona dan Real Madrid. Termasuk saat merengkuh juara Euro 1980 bersama Jerman Barat. Tapi, perselisihannya dengan Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) saat itu membuatnya ditinggalkan di Piala Dunia 1982. Schuster mundur dari timnas saat usianya 24 tahun.
Spoiler for Bernd Schuster:
terselungkup.blogspot.com


6. Ian Rush

Dialah salah satu putra terbaik Wales. Mesin gol Anfield ini dianggap menjadi salah satu striker menakutkan bersama Liverpool. Namun, sinar terang Rush akan meredup di timnas. Ian Rush seakan berjuang sendiri di timnas.
Alhasil, Ian Rush tak pernah mencicipi Piala Dunia karena Wales selalu gagal lolos.
Spoiler for Ian Rush:
terselungkup.blogspot.com


5. Eric Cantona
Siapa tak kenal Eric Cantona. Penyerang yang dikenal dengan tendangan kungfu ini menjadi nyawa permainan Manchester United saat itu. Sempat dipanggil ke timnas pada 1987, namun pelatih timnas Prancis saat itu Henri
Michel berselisih dengannya. Michel sendiri akhirnya dipecat setelah Prancis gagal meraih tiket ke Piala Dunia 1990 Italia dan Amerika Serikat 1994. Sedangkan di Piala Dunia 1998, Cantona terganjal skorsing karena tendangan
kungfu saat memperkuat MU.
Spoiler for Eric Cantona:
terselungkup.blogspot.com


4. George Weah
Saat membaca CV George Weah, tentu sederet prestasi dapat menunjukkan kehebatannya. Pemain Terbaik Eropa, tiga kali Pemain Terbaik Afrika, Pemain Terbaik Afrika Abad ini dan berbagai trofi bersama Paris Saint-Germain dan AC
Milan. Weah juga tercatat sebagai top skorer Liga Champions pada 1994/1995. Namun di timnas Liberia, Weah seakan berjuang sendiri. Alhasil, Weah gagal beraksi di Piala Dunia 2002.
Spoiler for George Weah:
terselungkup.blogspot.com


3. Ryan Giggs
Senasib dengan pendahulunya Ian Rush, Giggs bak matahari tertutup awan. Penampilan fantastisnya di Manchester United tak mampu mendongkrak timnas Wales yang saat itu memang bukan kekuatan sepakbola. Sempat ditawari timnas Inggris, Giggs lebih memilih tak merasakan Piala Dunia dibanding harus mengkhianti tanah leluhur.
Spoiler for Ryan Giggs:
terselungkup.blogspot.com



2. Alfredo di Stefano

Tiga negara memperebutkan sosoknya. Ya, Alfredo di Stefano memang tercatat sebagai satu-satunya pemain yang memperkuat tiga negara yakni Argentina, Kolumbia atau Spanyol. Bersama Argentina, ia gagal tampil di Piala Dunia 1950 dan 1954. Sedangkan di PD 1958, timnas Spanyol gagal melaju. Di Piala Dunia Chile 1962, Alfredo di Stefano mengalami cedera.
Spoiler for Alfredo di Stefano:
terselungkup.blogspot.com



1. George Best

Dunia mengakui jika Pele, Diego Maradona dan George Best menjadi tiga pemain terbaik yang pernah ada. Namun, nasib menyedihkan harus diterima George Best. Di saat nama besar Pele dan Maradona telah dikultuskan dengan gelar Piala Dunia, tidak dengan Best. Mantan gelandang serang Irlandia Utara ini tak bisa mengangkat negaranya di pentas dunia. Irlandia tak mampu lolos ke Piala Dunia 1982 di Spanyol.
Spoiler for George Best:
terselungkup.blogspot.com


Sumber : kaskus.us
Read more ►
 

Copyright © mari berkarya Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger